assalamualaikum..
Showing posts with label dokumentasi. Show all posts
Showing posts with label dokumentasi. Show all posts

Makalah STOIKIOMETRI

STOIKIOMETRI



KATA PENGANTAR



BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang

B.     Rumusan Masalah

1.      Apa Saja Hukum-hukum Dasar Kimia ?
2.      Bagaimana konsep Massa Atom Relative ( Ar) ?
3.      Bagaiman konsep Molekul Relative ( Mr) ?
4.      Bagaimana Konsep Dan Bilangan Oksidasi ?

C.     Tujuan

1.      Untuk Mengetahi dasar- dasar Kimia
2.      Mengetahui lebih mendalam tentang stoikiometri yang kita temukan dalam kehidupan.

 

BAB II
PEMBAHASAN STOIKIOMETRI

A.       HUKUM-HUKUM DASAR KIMIA
            Ilmu kimia merupakan bagian ilmu pengetahuan alam yang mempelajari materi yang meliputi susunan, sifat, dan parubahan materi serta energi yang menyertai perubahan materi. Penelitian yang cermat terhadap pereaksi dan hasil reaksi telah melahirkan hukum-hukum dasar kimia yang menunjukkan hubungan kuantitatif atau yang disebut stoikiometri. Stoikiometri berasal dari bahasa Yunani, yaitu stoicheon yang berarti unsur dan metrain yang berarti mengukur. Dengan kata lain, stoikiometri adalah perhitungan kimia yang menyangkut hubungan kuantitatif zat yang terlibat dalam reaksi. Hukum-hukum kimia dasar tersebut adalah hukum kekekalan massa, hukum perbandingan tetap, hukum perbandingan volume, dan hukum perbandingan berganda. Hukum-hukum dasar kimia itu merupakan pijakan kita dalam mempelajari dan mengembangkan ilmu kimia selanjutnya.

  1. HUKUM KEKEKALAN MASSA (HUKUM LAVOISIER)
’’ Massa tidak dapat diciptakan maupun dimusnahkan dalam perubahan materi apa pun.’’           
’’ Dalam setiap reaksi kimia, massa zat sebelum dan sesudah reaksi selalu sama.’’
         

  1. HUKUM PROUST ATAU HUKUM PERBANDINGAN TETAP

“Suatu senyawa murni selalu tersusun dari unsur-unsur yang tetap dengan perbandingan massa yang tetap.”

  1. HUKUM PERBANDINGAN BERGANDA

  1. HUKUM PERBANDINGAN VOLUME


B.       TEORI ATOM DALTON

C.      HUKUM AVOGADRO
Hukum Avogadro (Hipotes Avogadro, atau Prinsip Avogadro) adalah hukum gas yang diberi nama sesuai dengan ilmuwan Italia Amedeo Avogadro, yang pada 1811 mengajukan hipotesis bahwa:
Gas-gas yang memiliki volum yang sama, pada temperatur dan tekanan yang sama, memiliki jumlah partikel yang sama pula.
Artinya, jumlah molekul atau atom dalam suatu volum gas tidak tergantung kepada ukuran atau massa dari molekul gas. Sebagai contoh, 1 liter gas hidrogen dan nitrogen akan mengandung jumlah molekul yang sama, selama suhu dan tekanannya sama. Aspek ini dapat dinyatakan secara matematis,

D.      MASSA ATOM DAN MASSA MOLEKUL RELATIF

Mr AmBn = m x Ar A + n x Ar B
E.       KONSEP MOL
1 mol zat dapat kita ubah kedalam bentuk persamaan :
Jumlah Mol ( n )

Massa ( m )

Volum Gas ( V )

Jumlah Partikel ( X  )

Kemolaran ( M )








F.       RUMUS EMPIRIS DAN RUMUS MOLEKUL

KEMOLARAN
Kemolaran Larutan (M)
ü  Kemolaran adalah suatu cara untuk menyatakan konsentrasi (kepekatan) larutan.
ü  Menyatakan jumlah mol zat terlarut dalam tiap liter larutan, atau jumlah mmol zat terlarut dalam tiap mL larutan.
ü  Dirumuskan :
ü  Misalnya : larutan NaCl 0,2 M artinya, dalam tiap liter larutan terdapat 0,2 mol (= 11,7 gram) NaCl atau dalam tiap mL larutan terdapat 0,2 mmol (= 11,7 mg) NaCl.
Rumus Pengenceran
V1.M1=V2.M2

V1=Volume sebelum pengenceran(liter)
M1=Molaritas sebelum pengenceran(M)
V2=Volume sesudah pengenceran(liter)
M2=Molaritas sesudah pengenceran(M)
G.      MOLALITAS
Molalitas menyatakan perbandingan mol zat terlarut dalam kilogram pelarut. Molalitas dinyatakan antara jumlah mol zat terlarut dengan massa dalam kg pelarut. Bagaimana simbol dari molalitas zat? Molalitas disimbolkan dengan m
dengan
n = jumlah mol zat terlarut ......................... (mol)
p = massa pelarut ..................................... (kg)
m = molalitas ............................................. (mol kg-1)
H.      FRAKSI MOL
Fraksi mol merupakan satuan konsentrasi yang menyatakan perbandingan antara jumlah mol salah satu komponen larutan (jumlah mol zat pelarut atau jumlah mol zat terlarut) dengan jumlah mol total larutan. Fraksi mol disimbolkan dengan X . Misal dalam larutan hanya mengandung 2 komponen, yaitu zat B sebagai zat terlarut dan A sebagai pelarut, maka fraksi mol A disimbolkan XA dan XB untuk fraksi mol zat terlarut. 
atau
dengan XA = fraksi mol pelarut
XB = fraksi mol zat terlarut
nA = jumlah mol pelarut
nB = jumlah mol zat terlarut
Jumlah fraksi mol pelarut dengan zat terlarut sama dengan 1.
XA + XB = 1
I.         BILANGAN OKSIDASI
1.         PENGERTIAN BILANGAN OKSIDASI
Bilangan oksidasi adalah muatan formal atom dalam  suatu molekul atau dalam ion yang dialokasikan sedemikian sehingga atom yang ke-elektronegativannya lebih rendah mempunyai muatan positif. 
2.  KONSEP REAKSI OKSIDASI DAN REDUKSI
Dalam kehidupan sehari-hari sering ditemui reaksi kimia yang dapat digolongkan dalam reaksi oksidasi, reaksi reduksi maupun reaksi oksidasi-reduksi (redoks), misalnya pembakaran, perkaratan, pengolahan logam dari bijinya.
Berdasar perkembangannya, konsep oksidasi-reduksi dijelaskan dari beberapa hal berikut :
a. Penggabungan dan Pengeluaran Oksigen

Oksidasi adalah peristiwa penggabungan pada persamaan reaksi berikut :

2Cu + O2 ----> 2CuO
2Fe + O2 ----> 2FeO
4Fe + 3O2 ----> 2Fe2O3

Reduksi adalah proses pengambilan atau pengeluaran oksigen dari suatu zat.

2FeO + C ----> 2Fe + CO2
CuO + H2 ----> Cu + H2O

b. Pelepasan dan Penangkapan Elektron
Pada peristiwa oksidasi Fe menjadi Fe2O3, atom Fe melepaskan elektron menjadi ion Fe3+. Jadi pengertian oksidasi dapat diperluas menjadi pelepasan elektron. Sebaliknya pada peristiwa reduksi Fe2O3 menjadi Fe, ion Fe3+ menangkap elektron menjadi atom Fe. Maka pengertian reduksi juga dapat diperluas menjadi peristiwa penangkapan elektron.         

Dengan pengertian yang lebih luas ini, konsep oksidasi dan reduksi tidaklah terbatas pada reaksi-reaksi yang melibatkan oksigen saja.. Oksidasi adalah reaksi pelepasan elektron.
Contoh reaksi oksidasi :
Na ----> Na+ + e
Zn ----> Zn2+ + 2e
Fe2+ ----> Fe3+ + e
S2- ---- >S + 2e
Reduksi adalah reaksi penerimaan atau penangkapan elektron.

Contoh reaksi reduksi :
K+ + e ---- >K
Cu2+ + 2e ---->Cu
Co3+ + e----> Co2+
Cl2 + 2e ---->2Cl-
c. Oksidasi-Reduksi Berdasarkan Bilangan Oksidasi

Oksidasi = Penambahan (naiknya) bilangan oksidasi
Reduksi = Pengurangan (turunnya) bilangan oksidasi
Bilangan oksidasi : bilangan yang menunjukkan kemampuan atom dalam mengikat atau melepas elektron

Contoh :
Fe2O3(s) + ....3CO(g)→ 2Fe(s) +..3CO2(g)
+3..................+2............0..........+4
l_________________l
reduksi........... l_____________l
...........................oks


BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan


B.     Saran

[ + ]

Faktor Penyebab Kerusakan Flora dan Fauna


Faktor Penyebab Kerusakan Flora dan Fauna


Pada saat ini,ada beberapa jenis/macam flora dan fauna yang telah mengalami kepunahan. Mengapa hal ini bisa terjadi? Hal ini pada umumnya disebabkan oleh beberapa faktor yaitu Pengaruh Evolusi,Seleksi Alam,Adaptasi Lingkungan,Perusakan oleh Manusia,dan Bencana Alam. Faktor-faktor tersebutlah yang menyebabkan berkurangnya jumlah flora dan fauna dan juga kepunahan jenis flora dan fauna. Berikut adalah penjelasan mengenai faktor-faktor tersebut
  • Pengaruh Evolusi
  • Seleksi Alam
Ada dua faktor utama yang mennetukan seleksi yaitu sebagai berikut :

Faktor Alam : Faktor alam tertentu membatasi kemampuan hidup suatu organisme. Misalnya didaerah gurun atau padang pasir hanya terdapat jenis tumbuhan tertentu yang tahan terhadap iklim panas dan jumlah air yang sangat sedikit. Begitu juga hewan-hewan tertentu tidak dapat hidup pada keadaan alam tertentu.
Faktor Lingkungan : Sesama mahluk hidup yang tinggal disuatu area,maka akan bersaing dalam meperebutkan makanan dan juga ruang untuk hidup. Mahluk hidup yang menang dalam persaingan maka akan bertahan hidup,sebaliknya mahluk hidup yang kalah dalam persaingan maka akan punah. Sebagai contoh,didalam hutan hampir tidak ada rerumputan,ini dikarenakan rerumputan kalah bersaing dengan tumbuhan besar dalam memperebutkan sinar matahari.
  • Adaptasi Lingkungan  
  • Perusakan oleh Manusia 
  • Bencana Alam
 Jika Ingin Lebih Lengkapnya Silakan Kesini



[ + ]

Tukar Link | Banner

Bagi teman-teman yang mau tukar link.. tinggalkan komentar ya...
Dibawah ini adalah link dan banner saya,, silakan teman....

LINK Saya:



Contoh: dhi- kreasi blog

BANNER Saya:




Contoh: blog sederhana

Keep Smile 
Terima kasih atas partisipasinya :)

LIST LINK : >>

[ + ]

Tentang gBilling Client 0.3.2


dhi-kreasi.blogspot.com
Website : http://gbilling.sourceforge.net
Forum   : http://gbilling.freeforums.org

*****************************************************************
* Untuk kemajuan aplikasi ini, harap laporkan bug dan hasil uji *
* coba anda ke developer atau di forum gBilling.                *
*                                                               *
* Untuk melakukan donasi silahkan kunjungi website gBilling     *
* untuk keterangan lebih lanjut.                                *
*****************************************************************


Tentang gBilling
================

    gBilling adalah aplikasi sistem pembayaran warnet (internet cafe
billing system) yang terdiri dari server dan client, gBilling diharapkan bisa
berjalan di multi-platform (Linux, BSD, MacOS, atau Microsoft Windows).
gBilling di tulis dalam bahasa C, dengan GUI toolkit GTK+ (The GIMP Toolkit),
dan menggunakan SQLite sebagai sistem database. gBilling akan selalu berada
di bawah lisensi GNU Public License (GPL) versi 2, silahkan baca lisensi ini
sebelum penggunaan, distribusi dan modifikasi gBilling. Dukung pengembangan
gBilling dengan ikut serta dalam penulisan kode program, menulis dokumentasi,
laporan bug atau melakukan donasi. Donasi yang masuk akan sangat membantu
pengembangan gBilling seperti untuk membeli distro-distro Linux, membeli sistem
operasi yang belum di uji coba, dan keperluan lainnya. Untuk melakukan donasi,
silahkan hubungi penulis.

Perhatian: Anda tetap selalu bisa mendapatkan gBilling dengan bebas dan tanpa
melakukan donasi terlebih dahulu, jika ada pihak yang menjual atau meminta
donasi untuk mendapatkan gBilling, silahkan hubungi penulis.



Sejarah Singkat
===============

    Penulis membuat aplikasi ini pertama kalinya ketika sedang menulis aplikasi
network untuk server FreeBSD (Maret, 2008) yang kira-kira hampir sama dengan
cara kerja aplikasi billing warnet, dan pada waktu proyek aplikasi network itu
selesai, penulis tertarik untuk menulis aplikasi billing warnet yang
sesungguhnya. Penulis memilih porting ke GNU/Linux (Linux) karena Linux adalah
sistem yang sangat ideal untuk Warnet. Walaupun dengan waktu luang yang tidak
banyak (suka nongkrong dan banyak dengar lagu ;p) gBilling pun mulai ditulis
dari awal. Karena socket programming pada setiap sistem kompatibel, dan
library-library yang dipakai bisa berjalan di semua sistem tersebut, gBilling
juga seharusnya bisa berjalan di setiap sistem dengan tanpa atau sedikit
modifikasi, ini seperti Winsock di Windows yang menggunakan fungsi-fungsi khusus
(tapi tetap menyediakan kompabilitas dengan socket UNIX/BSD) dan kode error
yang tidak seperti UNIX. Pertama kali gBilling ditulis dengan Python, seiring
perkembangan aplikasi ini seperti system call, API library-library yang
digunakan, bahasa scripting dianggap tidak cocok lagi dan gBilling ditulis
ulang ke C sampai saat ini dengan GLib untuk fungsi-fungsi wrapper POSIX dan
API Windows.

    gBilling menggunakan model concurrent TCP/IP server model, artinya server
dapat malayani request client secara bersamaan (concurrent) tanpa menunggu request
dari client lainnya selesai. Concurrent ini dicapai dengan menggunakan thread
pada setiap request client seperti scheduling, timeout atau operasi socket (I/O).
gBilling telah diprogram dengan baik untuk memenuhi kondisi thread-safe, tapi
gBilling tidak dapat dijamin thread-safe, kerena untuk itu pemeriksaan program
harus dilakukan dengan debugging atau menggunakan aplikasi pendeteksi
thread-safety. Debugging pada aplikasi yang kompleks dan multi-thread sangat
tidak mudah, kita harus punya kesabaran, skill, dan banyak waktu (ya, kita
harus punya banyak waktu ;p). gBilling ditulis dalam bahasa C untuk kecepatan
dan portabilitas, tidak seperti bahasa high-level seperti Java, PHP atau Python
yang mengakses system call dan API melalui runtime-nya (yang juga merupakan
system-level programming). C akan mengajarkan kita bagaimana mengakses system
call dan API langsung dari library-library yang disediakan oleh sistem.


Mengapa gBilling?
=================

    Karena gBilling adalah software bebas (free software), anda dapat mengambil
keuntungan dari aplikasi ini. Anda bisa memodifikasi sesuai keperluan anda,
anda bisa mempelajari cara kerja gBilling dan membuat aplikasi billing anda
sendiri, anda bisa berpartisipasi mengembangkan program ini, dan lain-lain.
gBilling akan selalu ditulis dengan mangacu pada portabilitas, gBilling tidak
akan mengacu hanya pada satu sistem yang mana akan membuang-buang waktu saja.

gBilling tidak dibuat untuk mendapat keuntungan atau penghargaan, gBilling
dibuat untuk mendukung sistem operasi yang bebas seperti Linux agar bisa
digunakan dengan baik untuk warnet. Sekali lagi gBilling adalah software bebas
yang berada di bawah lisensi GNU General Public License versi 2, gBilling bukan
Open Source!, tapi free software.


Fitur-fitur gBilling
====================

* Multiplatform (UNIX: Linux, MacOS, BSD, dan Microsoft Windows) untuk
  arsitektur 32 bit dan 64 bit
* Concurrent TCP/IP server model (IPv4)
* Multithread (per-client thread)
* Orientasi penyimpanan database (Embedded SQLite)
* Sinkronisasi waktu client menggunakan waktu server
* Kontrol penuh dari server (logout, shutdown, restart)
* Sistem logging dan export log ke format CSV
* Recovery (recovery data server/client untuk power loss, system crash)
dhi-kreasi.blogspot.com* Autentikasi user
* Chatting
* Sistem paket
* Sistem Item (Item-item yang dijual di warnet ditampilkan di client)
* Kostumisasi sesuai dengan warnet anda (nama warnet, slogan, alamat)
* Notifikasi event dengan suara (login, logout, chat, etc.)
* Rotasi tarif sesuai waktu yang ditentukan
* Free software


Instalasi
=========

Kompilasi dan instalasi di Linux

Untuk kompilasi gBilling di Linux, anda membutuhkan library-library berikut:

* GTK+ >= 2.18.9
* GLib >= 2.22.5
* GStreamer >= 0.10.29 (hanya untuk gBilling Server versi 0.3 ke atas)
* SQLite >= 3.41 (hanya untuk gBilling Server versi 0.1 ke bawah)
* libglade >= 2.6.0 (hanya untuk versi 0.1 ke bawah)

Pastikan library-library tersebut telah terpasang dan dikonfigurasi dengan benar
di sistem anda, gBilling telah dipaket dengan script standar instalasi
GNU (autoconf, automake, libtool). Kompilasi dan instalasi gBilling sama dengan
paket standar GNU lainnya.

Jika di sistem telah terpasang versi gBilling Server atau gBilling Client yang
lebih lama, direkomendasikan untuk menghapus file-file pengaturan mereka terlebih
dahulu untuk mencegah konflik dengan pengaturan-pengaturan pada versi yang baru.
(Sebelumya lakukan backup untuk file-file pengaturan yang lama tersebut),
pertama-tama login dengan user untuk menjalankan server atau client terlebih
dahulu, lalu lakukan:

Untuk gBilling Server

  $ rm -rf ~/.gbilling/server.conf

Untuk gBilling Client

  $ rm -rf ~/.gbilling/client.conf

Download versi terbaru dari gBilling Server dan gBilling Client, kompilasi dan
instalasi sebagai berikut:

  $ tar xzf gbilling-server-x.y.tar.gz
  $ cd gbilling-server-x.y
  $ ./configure
  $ make
  $ su -c 'make install'

Anda juga dapat menentukan lokasi instalasi dengan konfigurasi:

  $ ./configure --prefix=/opt/gbilling-server

Ini akan menginstall di direktori /opt/gbilling-server

Untuk menghapus file-file hasil kompilasi:

  $ make clean
  $ make distclean

Untuk uninstall lakukan:

  $ su -c 'make uninstall'

Untuk informasi lanjut, silahkan lihat file INSTALL pada paket gBilling Server
atau gBilling Client.

Setelah instalasi jalankan gBilling Server atau gBilling Client dari menu atau
langsung dari shell, lakukan pengaturan untuk server seperti mengatur username
dan password server, client, dan log.

********************************************************************************
Catatan: Username dan password standar gBilling Server adalah sebagai berikut.


Versi 0.2.1 dan ke atas:
Username dan password default adalah admin:gbilling

Versi 0.1 dan kebawah
Username dan password default adalah we:rock
********************************************************************************

Penting: Karena dokumentasi pemakaian gBilling belum tersedia (dalam pembuatan),
anda harus mengatur gBilling Server dan gBilling Client menurut pengetahuan anda.
Pengaturan ini relatif mudah jika pemakai mempunyai pengetahuan dasar tentang
jaringan komputer.


Kompilasi dan instalasi di Windows
==================================

dhi-kreasi.blogspot.com
    Catatan: gBilling belum pernah dicoba untuk Windows 95, 98, atau ME. Tidak
bisa dipastikan jika gBilling akan berjalan pada versi-versi tersebut, walaupun
mereka memakai Winsock versi 2.2 (kecuali Windows 95 yang memakai Winsock 1.1,
update Winsock 2 untuk Windows 95 ada di website support Microsoft). Microsoft
telah memberhentikan support pada versi-versi tersebut, dan library-library yang
dipakai mungkin sudah tidak mendukungnya lagi. gBilling telah berjalan dengan
baik di Windows 2000/XP. gBilling juga belum pernah dicoba di Windows Vista
(karena penulis tidak mempunyai sistem ini), tapi harusnya gBilling bisa
berjalan dengan baik di Windows Vista dan 7.

Kompilasi gBilling di Windows baru dicoba dengan compiler C GCC,
compiler-compiler seperti Microsoft Visual C atau Borland C Compiler mungkin
akan dicoba pada versi selanjutnya. Untuk kompilasi di Windows anda memerlukan:

* GCC C Compiler untuk Windows, seperti Cygwin atau Mingw dengan Windows API
 (Win32 API), anda bisa mencoba IDE yang telah memaketkan Mingw dan Windows API
 seperti Dev C++ atau Code::Blocks.

* Library-library pendukung (GTK, GLib, SQLite, dan libglade) untuk Windows
 (versi yang telah disebutkan di atas), anda bisa mendapatkan library-library
 ini di website masing-masing proyek tersebut. Kunjungi juga GTK Development
 Environment (di tulis oleh Ivan Wong, btw site-nya ada yang hack!) untuk
 library-library GTK, GLib, dan libglade yang semuanya telah dipaket
 untuk Windows.

Untuk persiapan kompilasi anda perlu membuat file Makefile untuk Windows, set
compiler flag, set library-library yang digunakan, dan menambah file-file
yang akan dikompilasi, setelah itu lakukan kompilasi dengan:

  c:\mingw\bin\make Makefile.win

Jika anda mempunyai file Resource Source (.rc, .res) untuk setting gBilling,
lakukan dengan menambah entri pada Makefile:

  ...
  WINDRES = windres.exe
  ...
  gbilling_private.res: gbilling_private.rc
  $(WINDRES) -i gbilling_private.rc --input-format=rc -o gbilling_private.res -O coff
  ...


Kompilasi dan instalasi di sistem lainnya
=========================================

    Kompilasi dan instalasi pada sistem UNIX lainnya: BSD atau MacOS akan di tulis
pada update halaman ini selanjutnya. Jika waktu memungkinkan (heheheheee..),,

[ + ]

Alexa Rank itu ?

dhi-kreasi.blogspot.comALEXA -  Bagi  para pemilik website atau pun blog yang sudah terkenal dan sangat banyak pengunjungnya, Alexa Rank sudah menjadi hal yang biasa. Alexa Rank yang tertanam di situs mereka pun sudah mencapai ranking yang tinggi bila dibandingkan dengan blog pemula seperti milik saya. Mungkin sudah banyak yang mengetahui bahwa Alexa Rank adalah ranking dari http://www.alexa.com/ yang menghitung jumlah traffic blog atau pun website yang kita punya. Alexa Rank dihitung berdasarkan data yang dikumpulkan dari pengguna Alexa Toolbar selama periode tiga bulan terakhir.

Bagi para pemilik website dan blog saya rasa wajib menambahkan situs/blog miliknya ke Alexa dan juga menambahkan widget Alexa Rank ke dalam situs/blog milik mereka untuk mengetahui rank situs/blog kita menurut Alexa Rank. Semakin sedikit traffic rank Alexa maka semakin tinggi rankingnya. Dan semakin sedikit traffic rank nya, kesempatan untuk memanfaatkan blog kita mendapatkan uang semakin besar karena situs-situs review atau pun advertiser melihat traffic rank situs/blog kita di Alexa Rank sebelum memutuskan untuk bekerjasama dengan situs/blog kita

Yang perlu dipahami tentang Alexa

    dhi-kreasi.blogspot.com
  1. Rangking berdasarkan pada 3 bulan traffic blog yang didapat
  2. Data utama berasal dari pengguna Alexa Toolbar
  3. Semakin rendah nominal ranking, semakin tinggi peringkatnya
  4. Ranking atau peringkat diupdate setiap hari
  5. Ranking 100.000 dan diatasnya dianggap tidak ada data


Banyak definisi yang beredar tentang alexa rank, namun kita akan membahasnya lebih dalam langsung dari sumber aslinya, lihat kutipan berikut dari sumbernya langsung:

The traffic rank is based on three months of aggregated historical traffic data from millions of Alexa Toolbar users and data obtained from other, diverse traffic data sources, and is a combined measure of page views and users (reach). As a first step, Alexa computes the reach and number of page views for all sites on the Web on a daily basis. The main Alexa traffic rank is based on a value derived from these two quantities averaged over time (so that the rank of a site reflects both the number of users who visit that site as well as the number of pages on the site viewed by those users). The three-month change is determined by comparing the site's current rank with its rank from three months ago. For example, on July 1, the three-month change would show the difference between the rank based on traffic during the first quarter of the year and the rank based on traffic during the second quarter.
Intinya bahwa alexa rank adalah sebuah peringkat atau website yang dibuat oleh Alexa.com untuk website atau blog untuk website atau blog berdasarkan banyaknya trafik atau kunjungan terhadap website atau blog tersebut, dan data trafik atau kunjungan tersebut adalah berdasarkan informasi dari jutaan pengguna internet yang memasang Toolbar alexa pada browser internet mereka.



Tentang Alexa                   



[ + ]

Tutorial Survival


dhi-kreasi.blogspot.com
survival berasal dari kata Survive, yang artinya bertahan hidup. Sedang survival sendiri adalah suatu kondisi yang tidak menentu yang dihadapi oleh seorang atau sekelompok orang pada suatu daerah yang asing dan terisolir bagi orang/kelompok yang sedang mengalaminya. Keadaan tidak menentu (survival) ini bisa terjadi pada setiap orang yang tengah melakukan perjalanan, petualangan atau penjelajahan di alam bebas.

survival berasal dari kata Survive, yang artinya bertahan hidup. Sedang survival sendiri adalah suatu kondisi yang tidak menentu yang dihadapi oleh seorang atau sekelompok orang pada suatu daerah yang asing dan terisolir bagi orang/kelompok yang sedang mengalaminya. Keadaan tidak menentu (survival) ini bisa terjadi pada setiap orang yang tengah melakukan perjalanan, petualangan atau penjelajahan di alam bebas.

Pengetahuan dan tehnik survival harusnya difahami oleh setiap orang, khususnya para penggiat alam bebas/terbuka, hingga apabila suatu saat ia mengalami kondisi ini, paling tidak ia telah mempunyai gambaran serta tindakan apa saja yang harus dilakukannya.

Berhasil tidaknya seseorang atau sekelompok orang keluar dari kondisi survival ini, tergantung dari kesiapan mental dan fisiknya.

Bagi penggiat alam bebas terbuka huruf - huruf dalam kata survival dijabarkan sebagai berikut :

S : Size Up the Situation
Kita harus menyadari bahwa kita berada dalam keadaan yang tidak menentu.
U : Undue Haste Make Waste
Kita harus memikirkan tindakan demi tindakan yang akan kita lakukan, karena tindakan yang terburu-buru cenderung sia-sia
R : Remember Where You Are
Semakin kita mengenali daerah tersebut, kemungkinan keluar dari kondisi ini akan lebih terbuka
V : Vanquish Fear and Panic
Kita harus bisa menguasai rasa takut dan panik, karena itu akan membuat mental kita cepat labil
I : Improvises
Kita harus bisa berimprovisasi, seperti ponco/flysheet dapat dijadikan bivak untuk berlindung, sebuah pembuka kaleng kornet dapat dijadikan mata kail
V : Value Living
Inilah yang terpenting, kita harus terus menumbuhkan dan menjaga semangat "Harus Hidup dan "Harus Hidup"
A : Act Like The Native
Mencoba memahami perilaku dan kebutuhan penduduk sekitar, apabila ada penduduk yang mengambil tumbuhan atau kayu di hutan, kemungkinan bertemu akan ada.
L : Learn The Basic Skill
Belajar dan melatih pengetahuan dan tehnik survival, akan membuat kita lebih siap bila kita menghadapi kondisi survival ini.

SURVIVAL INDIVIDU

Berada pada keadaan survive seorang diri, selain menghadapi masalah tehnis juga akan mengalami masalah kejiwaan. Sendiri dalam kondisi survival akan mengundang rasa kesepian, bosan, takut ataupun panik. Kesepian dan bosan dalam kondisi ini seorang diri adalah masalah besar yang harus dapat diatasi ataupun dihindarkan, karena hal tersebut dapat menimbulkan rasa tertekan yang bisa menghilangkan semangat dan keinginan hidup saat survival.

Secara Psikologis mencegah kesepian dan kebosanan sama seperti menanggulangi rasa takut dan panik. Jaga pikiran kita dengan mengerjakan sesuatu yang akan berguna bagi kondisi survival ini, tapi tetap menjaga dan memlihara emosi, kesadaran dan fisik kita.

SURVIVAL KELOMPOK

dhi-kreasi.blogspot.som
Berkelompok dalam keadaan survival lebih banyak keuntungannya dari pada survival perorangan, karena pada survival perorangan seluruh bahaya akan dihadapi seorang diri. Dengan berkelompok akan tersedia banyak tenaga untuk melakukan pekerjaan dan adanya komunikasi serta saling menjaga.

Walaupun dalam berkelompok banyak hal yang dapat dilakukan untuk kepentingan bersama tetapi banyak hal juga yang dapat merugikan kepentingan bersama. Menyamakan persepsi, tujuan, prioritas pekerjaan adalah hal yang tak mudah, akan banyak waktu pula yang akan terbuang.

Untuk menjaga agar kebersamaan tetap terkontrol pada keadaan survival kelompok, seluruh anggota harus segera memilih seorang pemimpin. Dimana seorang yang dipilih mempunyai beberapa kretaria yang berhubungan dengan pengetahuan dan tehnik survival.

Dengan mengakui salah seorang dari anggota untuk dijadikan pemimpin sudah dapat menyelesaikan satu masalah dalam kebersamaan.

Survival adalah suatu tindakan yang paling awal yang dilakukan oleh setiap makhluk yang hidup untuk mempertahankan hidupnya dari berbagai ancaman, survival adalah perjuangan agar tetap hidup.

Dilihat dari kondisi alam Indonesia maka pengetahuan survival ini harus disesuaikan, juga dengan iklim tropis yang ada di negara kita. Di Indonesia daerah yang akan ditemui adalah : hutan belantara, rawa, sungai, padang ilalang, gunung berapai dan lain sebagainya.

Ada beberapa permasalahan yang akan kita hadapi, yaitu masalah / bahaya yang ada di alam (bahaya obyektif), masalah yang menyangkut diri kita sendiri (bahaya subyektif). Ada beberapa aspek yang akan muncul dalam menghadapi survival:

1. Psikologis : panik, takut, cemas, kesepian, bingung, tertekan, dll.
2. Fisiologis : sakit, lapar, haus, luka, lelah, dll.
3. Lingkungan : panas, dingin, kering, hujan, angin, vegetasi, fauna, dll.

Ada faktor-faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan dalam melakukan survival, selain faktor keberuntungan (nasib baik/pertolongan Tuhan tentunya), yaitu:

• Semangat untuk mempertahankan hidup.
• Kesiapan diri.
• Alat pendukung.

Beberapa kebutuhan yang harus dipenuhi dalam menghadapi survival :
Perlindungan terhadap ancaman :

• cuaca,
• binatang,
• makanan/minuman
• penyakit

Untuk mengatasi keadaan cuaca yang dingin atau panas adalah dengan membuat bivak atau tempat berlindung sebagai sarana perlindungan yang nyaman bagi kita dari ancaman faktor-faktor alam yang ekstrim, selain itu agar badan kita tetap nyaman, usahakan selalu memakai pakaian yang kering.

Makanan dan minuman juga sangat penting yang harus didapatkan dalam menghadapi keadaan yang genting dimana kita butuh tenaga / kalori untuk melakukan aktifitas. Ciri-ciri dan karakteristiknya harus kita kenali agar tidak membahayakan.

    Galilah lubang sedalam kira-kira 30-50 cm dengan diameter yang lebih besar dari misting / rantang (apa pun yang dapat digunakan untuk menampung air)
    Potonglah ranting kering dengan panjang kira-kira 50 cm, siapkan selembar plastik yang cukup lebar (bisa juga menggunakan ponco / jas hujan).
    Letakkan misting / rantang di dasar lubang, tegakkan batang / ranting tadi dan tutupi dengan pastik, jangan lupa letakkan batu disekelilingnya agar tidak mudah bergeser. (lihat gambar 1)
    Tunggulah air menguap dari permukaan tanah.


Gambar 2, teknik pembuatannya sama dengan gambar 1 hanya saja dibuat tumpukan daun kering disekelilingnya dengan jarak yang cukup agar ponco / plastik tidak meleleh, dan nyalakan (perhatikan api jangan terlalu besar). Tunggulah air yang menguap dari permukaan tanah (hal ini dapat dilakukan kapan pun).


Api sangat berguna untuk menghangatkan tubuh kita, untuk memasak dan untuk melindungi diri kita dari ancaman binatang-binatang buas, teknik dan cara pembuatan api harus kita kuasai dengan baik. Membuat jebakan untuk mendapatkan makanan juga salah satu cara untuk tetap bertahan.

Tindakan dalam menghadapi survival :
Ingat semboyan ‘STOP’ :

S = Stop (berhenti).
T = Thinking (mulailah berpikir, dengan ketenangan berpikir akan mudah bertindak)
O = Observe (amati keadaan disekitar kita, apa yang bisa kita kerjakan)
P = Planning (buat perencanaan mengenai tindakan yang akan kita lakukan)

Prinsip dasar survival tidak hanya dilakukan dalam hutan, padang pasir dan laut saja tetapi dimanapun kita berada baik di perkotaan atau di lingkungan yang serba tidak ada.
Survival sudah menjadi ilmu dasar ketahanan hidup yang harus dipelajari oleh manusia dan memang sangat berguna.
maaf, saya belum tau apa nama ilmu yang pantas karena ini sifatnya universal dan multifungsi untuk mempertahankan hidup. mudah2an ada diantara teman2 nanti yang akan membuat makalah lebih lanjut atau disertasi S2 untuk meneliti dan mengujicoba, mungkin dengan tema Survival Management For Human Life. Bagaimana setiap individu agar dapat mempertahankan diri untuk kelangsungan hidupnya dan tanpa bergantung pada orang lain.
Hal yang dipersiapkan untuk menuju ke arah suvival yang universal adalah kesiapan mental, akal, dan kemauan untuk hidup.

Tips untuk mempersiapkan Survival bag anda:
- Sebuah tas daypack / ransel sejenis yang gampang untuk segera disambar dan dibawa saat emergency. Usahakan pilih bahan yang tidak gampang robek dan tahan air.[size=small][font=Arial]Letakkan pada tempat yang gampang terlihat dan dibawa saat terjadi kondisi tanggap bencana

Barang2 yang sebaiknya ada di dalam survival bag anda :

1. First Aid Kid
Isinya bisa bermacam macam, tapi benda minimal yang harus ada didalam First Aid anda :
* Alkohol / Antiseptik pembersih luka bisa betadine atau sejenis
* Tablet pusing & Tablet penurun panas
* Tablet anti Diare
* Anti racun seperti Norit
* Pembalut strip & pembalut gulung
* Flint / Batu korek api
* Gunting Kecil, Jarum jahit beberapa ukuran, Benang
* Kain pembalut / Mitela
* Obat gosok (untuk gigitan serangga dan gatal2)
* Tablet penjernih air.
* Selimut Lipat Alumunium Foil
* Peluit sebagai pemberi signal.
* Pembalut wanita
* Kondom (Hehehe jangan ngeres dulu,sebagai wadah tempat air darurat) bisa diganti dengan wadah air lipat dari plastik yang tidak memakan banyak tempat

Sertakan obat obatan pribadi bila anda dalam masa pengobatan. Simpan dalam satu wadah kedap air, bisa tupperware kecil atau tas first aid. Bisa di beli di toko toko perlengkapan outdoor.

2. Makanan dan Air Bersih
Bisa berupa high concentrated food seperti miliknya militer, bila tidak biskuit biskuit. Anda tidak perlu menyimpan sayuran segar, buah2an dalam kaleng dalam jumlah besar, lengkapi persediaan untuk tiga hari dengan asumsi tiga hari sudah ada pertolongan yang datang

3. Ponco
Usahakan pilih ponco yang kuat, tidak gampang sobek. Ponco bisa berfungsi sebagai alas tidur, shelter sementara atau pelindung dari hujan sehingga resiko hipotermia bisa dikurangi

4. Pisau Serba Guna
dhi-kreasi.blogspot.comKalau punya dana lebih, pilih yang bermerek seperti Swiss Army atau Victory Knox. Bila tidak bisa pisau pisau lokal. Jangan lupa sertakan batu asahan kecil bersama pisau tersebut

5. Flash light/ senter
Banyak pilihan, pilih yang durable, tidak mudah rusak kena air. Berfungsi sebagai alat penerang dan pemberi sinyal . Jangan lupa berkala cek batere agar tidak soak

6. Kaca kecil ( termasuk kaca pembesar)
Bukan buat berdandan, tapi buat memberi tanda ke tim penolong, bisa juga untuk membuat api

7. Lilin
Sebagai alat bantu menyalakan api

8. Tali nilon / Prusik
Pilih prusik karena daya cengkeram dan daya tahan kuat. Tidak licin saat disimpul, mudah dibawa/ringan, pilih ukuran yang sedang Jangan yang terlalu kecil atau sampai sebesar tali kernmantel

9. Manual book sederhana tentang pertolongan pertama, tekhnik membalut dan merawat luka, teknik membangun shelter darurat, teknik membuat api,teknik simpul tali. Bisa anda print di kertas ukuran kecil, dilipat dan dimasukan plastik atau dilaminating

Ada banyak lagi customized item yang bisa dimasukkan, tapi komponen yang harus diperhatikan dalam penyiapan ini adalah kepraktisan , keringkasan, tahan air, ringan dibawa, mampu menunjang kebutuhan selama tiga hari minimal. Apabila anda sudah berkeluarga, tidak ada salahnya untuk melibatkan seluruh anggota keluarga untuk memiliki personal survival bag. Sehingga mereka bisa meng-cover kebutuhan pribadi masing masing.

Ingat .. hanya pack yang perlu perlu aja. Tidak perlu ikut mempacking laptop , TV , DVD dan Home Teather anda.Ada banyak contoh ransel survival. sengaja tidak saya tampilkan gambar karena saya tidak ingin mengacu ke brand tertentu[/font][/size]

AIR

Dalam keadaan survival maka air merupakan faktor terpenting dan lebih penting dari
faktor lainnya. Manusia dapat hidup dengan air saja hingga ± 3 minggu. Tapi manusia
hanya bisa bertahan hidup tanpa air 3-5 hari. Air dapat dibedakan menjadi dua yaitu:

a) Air yang tidak perlu dimurnikan
Ciri-cirinya : tidak berwarna, berasa, dan berbau.
Contoh air : air minum, dari tanaman rotan, dari tanaman bunga,
lumut dan daun-daun yang lebar

b) Air yang perlu dimurnikan
Ciri-cirinya : berbau, berwarna, dan berasa
Contoh air : air sungai besar, air di daerah yang berbatu, air di daerah sungai yang kering,
air dari batang pohon pisang.

Cara mendapatkan air

a) Hujan : tampung air hujan dengan daun-daun yang lebar alirkan ketempat minum
kita / tampung dengan ponco/ juga memeras sapu tangan dan slayer bersih yang
terkena hujan lalu teteskan kedalam mulut

b) Tanah batu : carilah mata air pada tanah / yang berbatu namun hanya terdapat
mata air. Kapur mudah di larutkan sehingga mudah dibentuk saluran air. Jika dilembah
umumnya sangat gaspor carilah ke lembah air / saluran air pada dinding lembah yang
memasang aliran kapal pada daerah yang dekat dengan granit. Carilah pinggiran
rumput yang hijau tumbuh sampai meropas pada lubang itu.

c) Tanah campur : carilah air di lembah dekat dengan permukaan air tanah. Carilah
lubang air yang mengalir yang terdapat di sebelah atas permukaan tanah termasuk
aliran sungai gembur tetapi ingat air ini dapat kotor sekali dan berbahaya.

d) Daerah pantai : tanah air dibukit-bukit /galilah air pasir lembah untuk memerangi
rasa air asin saringlah dengan pasir. Jangan meminum air laut karena dapat
menyebabkan dehidrasi dan merusak ginjal.

Tumbuhan Survival

Aktivitas di alam terbuka sering memunculkan situasi darurat. Tersesat, terhadang cuaca buruk, atau kehabisan bekal. Jangan panik, tumbuhan liar hutan menyediakan aneka daun, buah, umbi, batang yang bisa dimakan, asalkan kita mengenal ciri-cirinya.

Arbei hutan (Rubus) rasanya menggiurkan. Kalau Anda mengaku pencinta alam yang doyan menempuh rimba atau mendaki gunung, pasti kenal dengan istilah survival, yaitu upaya untuk bisa bertahan hidup di alam liar. Pengetahuan survival wajib dikuasai oleh para petualang untuk menghadapi situasi darurat lantaran kehilangan orientasi atau kehabisan bekal.

Kiat hidup darurat ini penting, soalnya alam kerap sulit diprediksi perilakunya, walaupun sejak awal Anda telah mempersiapkan segala sesuatu secermat mungkin. Misalnya peta lokasi, kompas, global positioning system (alat untuk mengetahui posisi sesaat dengan bantuan satelit), alat komunikasi (HT, HP), bekal, dan obat-obatan.

Dengan pengetahuan survival yang andal, Anda seperti mempunyai jurus pamungkas yang sewaktu-waktu bisa dikeluarkan di saat posisi terjepit. Sebagian dari ilmu survival itu adalah pengetahuan tentang aneka tumbuhan liar yang layak dan aman untuk dimakan.

Menurut para ahli, 10% dari keseluruhan jenis tumbuhan berbunga di dunia ada di Indonesia. Artinya kita memiliki kurang lebih 25.000 jenis tumbuhan berbunga. Jika ditambah dengan tumbuhan tak berbunga dan jamur, maka jumlahnya akan berlipat-lipat. Dari keseluruhan jenis tumbuhan itu ada yang beracun, ada yang bisa dimakan, dan ada yang disarankan untuk dimakan.

Tak beracun = dimakan satwa
Untuk mengetahui apakah suatu jenis tumbuhan di hutan aman atau tidak untuk dimakan, ada beberapa kunci yang bisa dijadikan pegangan.

Tumbuhan yang daun, bunga, buah, atau umbinya biasa dimakan oleh satwa liar, adalah tumbuhan yang tidak beracun. Jadi kita bisa mengkonsumsinya. Sementara, tumbuhan yang berbau tidak sedap dan bisa membuat pusing, serta tidak disentuh oleh binatang liar, sebaiknya jangan disentuh. Juga tumbuhan bergetah yang membikin kulit gatal, dianjurkan untuk dihindari. Buah senggani (Melastoma sp.) boleh dimakan.

Tumbuhan lain yang perlu disingkirkan adalah tanaman yang daunnya bergetah pekat, berwarna mencolok, berbulu, atau permukaannya kasar. Tanaman dengan daun yang keras atau liat juga jangan dikonsumsi. Jika mendapatkan tumbuhan kemaduh (Laportea stimulans) waspadalah lantaran bulu pada daunnya membuat kulit gatal dan panas.

Sementara itu beberapa jenis tumbuhan yang mungkin ditemui di hutan dan dapat dimakan meliputi beragam jenis. Di antaranya keluarga palem-paleman, misalnya kelapa, kelapa sawit, sagu, nipah, aren, dan siwalan. Bukan hanya bagian umbutnya (bagian ujung batang muda dan berwarna putih) yang bisa dimakan, tapi juga buahnya (seperti kelapa dan siwalan).

Jenis jambu-jambuan yang masuk dalam keluarga Myrtaceae juga banyak dijumpai di hutan. Ciri-ciri Myrtaceae adalah daunnya berbau agak manis jika diremas. Bunganya memiliki banyak sekali benang sari dengan buah yang enak dimakan.

Tumbuhan semak dari keluarga begonia juga bisa jadi penyelamat dalam keadaan darurat. Daun begonia umumnya berbentuk jantung tidak simetris. Beberapa jenis dijadikan tanaman hias. Bila tangkai daunnya yang masih muda dikupas dan dimakan, rasanya masam dan sedikit pahit.

Beberapa jenis keladi umbinya bisa dimakan, meski pada jenis lain umbinya menyebabkan gatal di mulut dan bibir. Untuk itu dianjurkan untuk tidak sembarangan melahap keladi hutan. Sebaiknya dicoba dulu dalam jumlah kecil. Hindari makan iles-iles (Amorphophallus sp.)

Tumbuhan merambat dan melilit di pohon lain, bisa dimakan jika lilitan batang ke arah kanan (searah dengan jarum jam). Di antaranya gembili (Dioscorea aculeata), gembolo (Dioscorea bulbifera), ubi rambat. Tapi bila arah lilitannya ke kiri (berlawanan arah jarum jam) dan batangnya berduri, harus ekstrahati-hati. Jenis yang kedua ini misalnya gadung (Dioscorea hispida), yang beracun, walau tetap dapat dimakan setelah melalui proses pengolahan khusus.

Sementara keluarga rumput-rumputan seperti tebu dan beberapa jenis bambu, rebungnya enak dimakan. Demikian pula pisang hutan bisa langsung dikonsumsi.

Di tempat yang lembap dan tinggi, jenis paku-pakuan tunas dan daun mudanya enak dimakan. Tumbuhan lain yang buahnya juga bisa dimakan misalnya markisa (Passiflora sp.). Markisa ini adalah tumbuhan merambat dengan bunga khas. Beberapa anggota keluarga sirsak (Annonaceae), misalnya Annona muricata, daging buahnya segar. Buah lainnya semisal senggani (Melastoma sp.), arbei hutan (Rubus), dan anggur hutan.

Hindari warna mencolok
Selain tumbuhan di atas, jamur juga bisa menjadi dewa penyelamat bila tersesat. Menurut literatur, sudah ditemukan 38.000 jenis jamur di seantero dunia. Di antaranya ada yang enak dimakan, tapi sayang, yang tidak boleh dimakan karena beracun lebih banyak lagi. Tidak heran bila budaya makan jamur yang layak konsumsi konon sudah ada sejak jaman Mesir Kuno.

Untuk mengetahui jamur itu beracun atau tidak, bisa dilihat dari bentuk, warna, dan tempat tumbuhnya. Sementara di laboratorium, bisa dilakukan analisis secara kimiawi maupun dengan hewan percobaan. Tetapi jika sedang dihadapkan pada masalah mendesak survival di hutan belantara, mustahil bisa pergi ke laboratorium dulu untuk memastikan apakah jamur yang ditemukan itu beracun atau tidak. Karena itu kita perlu mengenal jamur-jamur yang biasa dikonsumsi masyarakat.

Untuk menghindari makan jamur liar beracun, perlu diketahui ciri-cirinya. Yaitu, warna payungnya gelap atau mencolok misalnya biru, kuning, jingga, merah. Perkecualian untuk jamur kuping dengan payung coklat yang toh juga dapat dimakan.

Bau tidak sedap lantaran kandungan asam sulfida atau amonia juga sekaligus menunjukkan jamur tersebut tak layak konsumsi.

Tahukah Anda, beberapa jenis jamur ada yang memiliki cincin atau cawan pada tangkainya, misalnya jenis Amanita muscaria, dalam bahasa Jawa disebut supa-upas. Bentuknya seperti payung putih kekuningan, bagian payungnya warna merah bintik-bintik putih. Awas, racun pada jamur ini tergolong racun kuat. Beda dengan jamur merang (Volvariella volvacea), meski mempunyai cincin tetapi bisa dimakan.

Jamur beracun umumnya tumbuh di tempat kotor, misalnya pada kotoran hewan dsb. Mereka dapat berubah warna jika dipanasi. Jika diiris dengan pisau perak atau digoreskan pada perkakas perak akan meninggalkan warna biru. Warna biru ini disebabkan kandungan sianida atau sulfida, yang beracun. Sementara nasi akan berwarna kuning jika dicampur jamur beracun. Petunjuk lain, ia juga tidak dimakan oleh hewan liar.

Repotnya jenis jamur ini juga berbahaya kalau sampai sporanya menempel pada kulit, karena dapat menyebabkan kulit gatal, bahkan melepuh. Bagaiamana ciri-ciri orang yang keracunan jamur? Selidikilah, apakah ia pusing, perut sakit terutama ulu hati, mual, sering buang air kecil, tubuh lemas, pucat? Jika ia muntah, adakah darah pada muntahannya? Racun akibat jamur cukup ganas juga, kalau tidak tertolong korban bisa meninggal setelah 3 - 7 hari.

Sebelum dimakan, tumbuhan liar di hutan sebaiknya dimasak dulu untuk mengurangi dampak buruk seperti diare dan alergi. Bagaimana kalau sedang coba-coba makan tumbuhan hutan lantas keracunan? Masih ada upaya menetraliskan. Upayakan untuk memuntahkannya dengan jalan "dipancing-pancing". Jika sudah muntah minumlah air kelapa. Pil norit mungkin bisa juga membantu mengurangi kadar racun, kalau ada

Tumbuhan liar yang bisa dimakan

Kiat hidup darurat adalah penting, dengan pengetahuan survival yang andal, seorang dapat bertahan pada waktu terjepit. Sebagian ilmu survival ini adalah pengetahuan tentang aneka “tumbuhan liar” yang layak dan aman untuk dimakan.
Menurut para ahli, 10% dari keseluruhan jenis tumbuhan berbunga di dunia ada di Indonesia. Artinya, kita memiliki kurang lebih 25.000 jenis tumbuhan berbunga. Jika ditambah dengan tumbuhan tak berbunga dan jamur, jumlahnya akan berlipat-lipat.
Dari keseluruhan jenis tumbuhan itu ada yang beracun, ada yang bisa dimakan, dan ada yang disarankan untuk dimakan. Untuk mengetahui apakah suatu jenis tumbuhan di hutan aman atau tidak untuk dimakan ada beberapa faktor yang bisa dijadikan pegangan. Tumbuhan yang daun, bunga, buah, atau umbinya bisa dimakan oleh satwa liar adalah tumbuhan yang tidak beracun.
Jadi, kita bisa mengonsumsinya. Sementara itu, tumbuhan yang berbau tak sedap dan bisa membuat pusing, serta tidak disentuh oleh binatang liar, sebaiknya jangan disentuh. Contohnya, tumbuhan bergetah yang membuat kulit gatal dianjurkan untuk dihindari.

Tumbuhan lain yang perlu disingkirkan adalah tanaman yang daunnya bergetah pekat, berwarna mencolok, berbulu, atau permukaannya kasar. Tanaman dengan daun yang keras atau liat juga jangan dikonsumsi. Apabila mendapatkan tumbuhan kemaduh (Laportea stimulans) waspadalah lantaran bulu pada daunnya membuat kulit gatal dan panas.
Sementara itu, beberapa jenis tumbuhan yang mungkin ditemui di hutan dan dapat dimakan meliputi beragam jenis. Keluarga palem-paleman, misalnya; kelapa, kelapa sawit, sagu, nipah, aren dan siwalan, bukan hanya bagian umbutnya (baca; bagian ujung batang muda dan berwarna putih) yang bisa dimakan, tapi juga buahnya, seperti kelapa dan siwalan.
Jenis jambu-jambuan yang masuk dalam keluarga Myrtaceae juga banyak dijumpai di hutan. Adapun ciri-cirinya, daunnya berbau agak manis jika diremas. Bunganya memiliki banyak sekali benang sari dengan buah yang enak dimakan.
Tumbuhan semak dari keluarga begonia juga bisa menjadi penyelamat dalam keadaan darurat. Daun begonia umumnya berbentuk jantung tak simetris. Beberapa jenis dijadikan tanaman hias. Bila tangkai daunnya yang masih muda dikupas dan dimakan, rasanya masam dan sedikit pahit.
Beberapa jenis keladi umbinya bisa dimakan, meski pada jenis lain umbinya menyebabkan gatal di mulut dan bibir. Untuk itu dianjurkan untuk tidak sembarangan melahap keladi hutan. Sebaiknya dicoba dulu dalam jumlah kecil. Hindari makan iles-iles (Amorphophallus sp).

Arah Lilitan
Tumbuhan merambat dan melilit di pohon lain bisa dimakan jika lilitan batang ke arah kanan (searah dengan jarum jam), di antaranya gembili (Dioscorea aculeate), gembolo (Dioscorea bulbifera), umbi rambat. Namun, bila arah lilitannya ke kiri (berlawanan arah jarum jam) dan batangnya berduri, haruslah ekstra hati-hati. Jenis kedua ini misalnya gadung (Dioscorea hispida), yang beracun, walaupun tetap dapat dimakan setelah melalui proses pengolahan terlebih dahulu.
Sementara keluarga rumput-rumputan seperti tebu dan beberapa jenis bambu, rebungnya enak dimakan. Demikian pula pisang hutan bisa langsung dikonsumsi. Di tempat yang lembab dan tinggi, tunas dan daun muda jenis paku-pakuan enak dimakan. Tumbuhan lain yang buahnya juga bisa dimakan, misalnya markisa (Passiflora sp).
Markisa ini tumbuhan merambat dengan bunga khas. Beberapa anggota keluarga sirsak (Annonaceae), misalnya Annona muricata, daging buahnya segar. Buah lainnya seperti senggani (Melastoma sp), arbei hutan (Rubus), dan anggur hutan.
Selain tumbuhan tadi, jamur pun bisa menjadi penyelamat di saat tersesat. Namun, kita harus bisa membedakan mana jamur yang biasa dikonsumsi dan jamur liar (beracun). Untuk menghindari makan jamur beracun, perlulah diketahui ciri-cirinya, yaitu warna payungnya gelap atau mencolok, misalnya biru, kuning, jingga, coklat.
Pengecualian untuk jamur kuping dengan payung coklat itu bisa dimakan. Bau tidak sedap disebabkan mengandung asam sulfida atau amonia juga sekaligus menunjukkan jamur tersebut tak layak dikonsumsi. Dan jamur beracun umumnya tumbuh di tempat yang kotor, misalnya pada kotoran hewan.
dhi-kreasi.blogspot.com

Dengan berbekal ilmu survival, mudah-mudahan ini akan menjadi pegangan penting apabila kita menghadapi masalah di hutan. Yang terpenting, sebaiknya sebelum dimakan, tumbuhan liar di hutan dimasak dahulu untuk mengurangi dampak buruk, seperti diare dan alergi.
Apabila terjadi kasus keracunan, usahakan muntahkan sebisa mungkin, dan minumlah air kelapa atau bila ada gunakan “pil norit” untuk membantu mengurangi kadar keracunan.

PENANGGANAN PADA GIGITAN ULAR*


Secara garis besar ular berbisa dapat dikelompokkan kedalam
3 kelompok :
1. Colubridae ( mangroce cat snake, boiga dendrophilia,dll )
2. elapidae ( king cobra, blue coral snake,Sumatra spitting cobra, dll)
3. viperidae ( borneo green pit viper, Sumatran pit viper,dll )

Pengelompokkan ini berguna bagi tenaga kesehatan untuk penanganan
selanjutnya dalam pemberian anti venom sesuai dengan pengelompokkan
tersebut.

Efek yang ditimbulkan akibat gigitan ular dapat dibagi 3 :

1. Local efek
beberapa spesies seperti coral snakes, krait akan memberikan efek yang agak
sulit di deteksi dan hanya bersifat minor tetapi beberapa spesies, gigitanya
dapat menghasilkan efek yang cukup besar seperti : bengkak,
melepuh,perdarahan,memar sampai dengan nekrosis.yang mesti diwaspadai adalah
terjadinya shock hipovolemik sekunder yang diakibatkan oleh berpindah cairan
vaskuler ke jaringan akibat pengaruh bisa ular tersebut.

2. General efek
gigitan ular ini akan menghasilkan efek sistemik yang non-spesifik seperti :
nyeri kepala,mual dan muntah,nyeri perut, diare sampai pasien menjadi
kolaps. Gejala yang ditemui seperti ini sebagai tanda bahaya bagi tenaga
kesehatan unuk memberi petolongan segera.

3. Spesifik systemic efek
Dalam hal ini spesifik systemic efek dapat di bagi berdasarkan :
• Koagulopathy
Beberapa Spesies ular dapat menyebabkan terjadinya koagulopathy. Tanda –
tanda klinis yang dapat ditemui adalah keluarnya darah terus menerus dari
tempat gigitan,venipuncture, dari gusi, dan bila berkembang akan menimbulkan
hematuria,haematomisis,melena dan batuk darah.

• Neurotoxic
Gigitan ular ini dapat menyebabkan terjadinya flaccid paralysis. Ini
biasanya berbahaya bila terjadi paralysis pada pernafasan. Biasanya tanda –
tanda yang pertama kali di jumpai adalah pada saraf cranial seperti
ptosis,opthalmophlegia, progresif. bila tidak mendapat anti venom akan
terjadi kelemahan anggota tubuh dan paralisis pernafasan. Biasaya full
paralysis akan memakan waktu lebih kurang 12 jam, pada beberapa kasus
biasanya menjadi lebih cepat, 3 jam setelah gigitan.

• Myotoxicity
Myotoxiticty hanya akan di temui bila seseorang diserang atau digigit oleh
ular laut. Ular yang berada didaratan biasanya ditidak ada yang menyebabkan
terjadinya myotoxicity berat. Tanda dan gejala adalah : nyeri
otot,tenderness,myoglobinuria,dan berpotensi untuk terjadinya gagal ginjal,
hiperkalemia dan cardiotoxicity.

Pertolongan pertama pada gigitan ular :
- immobilisasi anggota tubuh yang digigit
- anjurkan pasien untuk tenang.
- bawa pasien yang mempunyai fasilitas kesehatan yang memadai.

Balut tekan tidak semua digunakan pada semua kasus gigitan ular.walaupun
demikian , jika diketahui bahwa gigitan ular tersebut tidak termasuk kedalam
non – necrotic spesies maka pressure immobilasi teknik dapat digunakan. Bila
gigitannya disebabkan oleh King Kobra yang menyebabkan local necrosis yang
biasanya tidak berat, tetapi dapat menyebabkan paralysis yang cepat dan
berat, maka pressure immobilisasi methode mempunyai alasan untuk digunakan

Metode lama dalam pertolongaan pertama yang masih dipakai adalah memasang
torniquet,suction dengan alat atau menggunakan mulut (biasanya terinspirasi
dari menonton film yang bertemakan petualangan), pemberian bahan – bahan
kimia yang semuanya sebenarnya merupakan kontra indikasi.

Seandainya bila anti venom tidak tersedia ditempat tersebut. ini tidak
menjadi kendala asal luka telah dibersihkan.

Managemen untuk gigitan ular
1. selalu mengasumsikan bahwa semua gigitan ular dapat mengancam kehidupan.
2. bila melakukan triage kasus gigitan ular maka selalu dimasukkan kedalam
katagori emergency.
3. pasang iv line pada semua kasus.
4. berhati – hati ketika memilih lokasi pemasangan iv line atau pengambilan
sample darah pada kasus koagulopahty, yang betujuan untuk mencegah
pendarahan. Khususnya pada pembuluh darah subclavia, jugular,femur.
5. hindari melakukan penyuntikan intra muscular jika memungkinkan terjadinya
coagulopathy.
6. lakukan pemeriksaan whole blood clotting time ( WBCT)
7. jika terjadi gangguan pada pernafasan akibat paralysis, persiapkan untuk
intubasi dan pemasangan ventilator eksternal.
8. jika terjadi shock, tangani dengan pemberian cairan.

Tips yang dapat dilakukan:
- Usahakan membunuh ular yang mengigit anda untuk memudahkan identifikasi ular dalam pemberian anti venom. Ketika membunuh ular tersebut jangan sampai anda tergigit lagi oleh ular tersebut.

- Untuk membedakan antara ular berbisa dengan tidak adalah dengan melihat bekas gigitan. Gigitan yang terdiri dari 2 lubang gigitan layaknya gigitan vampire menandakan ular tersebut memiliki racun (Bisa), sedangkan gigitan yang membentuk setengah lingkaran cenderung tidak berbisa.

MEMBUAT API

Mengiris kayu menjadi serpihan kecil (bunga-bunga kayu) untuk bahan awal membuat api. Foto: Anton.
Membuat api model

blok dalam kondisi survival sebenarnya tidak begitu efektif. Selain membuang banyak tenaga, kondisi survival hanya sementara dan diusahakan berpindah ke kondisi yg lebih baik, terkecuali kita melakukan survival diam di tempat (statis) dengan syarat lainnya terpenuhi, contoh air, bahan makanan, perlindungan.
Model ini lebih cocok digunakan dalam perkemahan statis yang relatif lama di satu tempat. Contoh: di Kemah penelitian atau saat latihan seperti pendidikan dasar.
Saat latihan (misalnya pendidikan dasar) perapian seperti ini digunakan untuk pengamanan bagi peserta juga (sebagai penghangat, pengolahan masakan yang cukup besar, antisipasi jika terjadi kedinginan/kehujanan, hipotermi dan lain-lain).
Etika Membuat Perapian
Terkadang membuat perapian menjadi suatu perdebatan di kalangan penggiat alam terbuka dan pemerhati lingkungan.
Beberapa hal yang perlu dijadikan perhatian dalam membuat perapian adalah:
1. Buatlah perapian yang secukupnya, tidak terlalu besar dan membutuhkan bahan bakar kayu yang banyak, sesuaikan dengan maksud kita membuat perapian.
2. Jangan menebang kayu sembarangan! Walaupun terkadang hal ini sangat kontradiktif dengan pembuatan perapian, bukan berarti membuat suatu perapian dilarang sama sekali. Yang diperlukan adalah kebijaksanaan kita saat membuat dan menggunakannya. Pilihlah kayu yang telah tumbang ataupun mati yang cukup kering/tidak mengandung banyak air. Cukup banyak ranting-ranting yang telah mati di dalam hutan dan dapat digunakan daripada melakukan penebangan. Daun-daun kering juga dapat dipergunakan sebagai “pemancing” dalam membuat perapian.
3. Pastikan perapian yang akan dipadamkan benar-benar telah mati/padam. Setelah itu dikubur dalam tanah. Perhatikan bagian dasar dari perapian terbuat dari gambut, tanah, atau akar-akar kayu yang menumpuk. Sebaiknya membuat api di atas tanah karena akar ataupun gambut dapat terbakar secara menjalar di lapisan bawah tanpa terlihat oleh kita.
“Membakar hutan lebih mudah dan cepat dibandingkan dengan menanam pohon”.
Panoramix dukun Galia, saat ditanya “apakah dia memiliki obat untuk mempercepat tumbuhnya pohon?”. Sohib Asterix ini menjawab; “Tumbuh pohon memerlukan waktu, setelah berkali-kali matahari terbit dan tenggelam, tahun ke tahun untuk menjadi besar”.
Setidaknya kita dapat belajar dari masyarakat Cihanjawar Gunung yang masih tetap memelihara hutannya walaupun masih mempergunakan kayu bakar saat memasak.
[ + ]
 

// Buku Tamu